Bahaya !! Kendaraan tak Layak Jalan Jangan Angkut Pemudik

 Klik disini Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Dumai mengimbau kepada dinas perhubungan (Dushub) agar melarang bus yang tak laik jalan untuk mengangkut penumpang yang hendak mudik Lebaran.

Imbauan itu disampaikan Menhub saat berada di Pelabuhan Semayang Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (17/6) sebagaimana diberitakan Harian Serambi Indonesia edisi Minggu kemarin.


Kendaraan umum yang mengangkut minimal 50 orang diharuskan Menhub untuk diperiksa. Kalau angkutan tersebut tidak laik, maka tidak boleh jalan. “Kita harus konsisten melarangnya,” tegas Menhub.

Apa yang disampaikan Menhub ini, meski diutarakan di Kalimantan Timur, tapi tentunya patut pula kita patuhi dan pedomani dalam konteks Aceh. Soalnya imbauan itu bersifat umum untuk provinsi-provinsi yang juga memiliki armada angkutan umum yang tak laik, tapi dipaksakan juga untuk jalan hanya karena pemilik atau sopirnya ingin mencari untung. Mumpung Lebaran, pemudik ramai. Demikian juga nanti saat arus balik Lebaran.

Di Aceh kita sebetulnya tidak meragukan sedikit pun kondisi armada busnya. Karena, rata-rata kondisi fisik dan mesin bus-bus di Aceh sangatlah terandal, bahkan mungkin kondisinya terbagus se-Indonesia. Itu karena pemilik bus di Aceh sangat mengutamakan kenyamanan para penumpang. Mereka jarang mengoperasikan bus yang sudah berusia lebih dari lima tahun.

Tapi itu kondisi bus antarprovinsi. Sedangkan bus-bus antarkota dalam Provinsi Aceh atau bus berbadan sedang, apalagi minibus L300, itu justru sangat banyak yang tak laik jalan, namun dipaksanakan juga untuk beroperasi. Siang malam mereka mengangkut penumpang. Dan di perjalanan, banyak yang mogok.

Sebetulnya, inilah tujuan Menhub memperingatkan agar bus yang tak laik, jangan diizinkan mengangkut para pemudik. Soalnya, kalau kendaraan tersebut mogok di jalan, maka para penumpangnya akan telantar. Selain itu, juga akan menyebabkan kemacetan panjang. Hal ini tentunya akan menghambat kelancaran arus mudik yang diharapkan tanpa hambatan.

Atau lebih ironis lagi jangan sampai terjadi seperti peristiwa di Desa Lhok Kruet, Kecamatan Sampoiniet, Aceh Jaya pada Sabtu (17/6) lalu. Dua nyawa penumpang minibus L300 melayang gara-gara ditabrak pikap. Kedua korbannya perempuan, sedang duduk-duduk di pinggir jalan, menunggu L300 yang mengangkut mereka dari Aceh Selatan ke Banda Aceh selesai diperbaiki karena mogok. Tapi dalam penantian itu pula kedua penumpang tadi ditabrak dan tewas di tempat. Hal ini tak akan terjadi tentunya jika L300 yang mereka tumpangi tidak mogok.

Oleh karena itu, kita sangat mendukung imbauan Menhub tersebut untuk juga dilaksanakan di Aceh secara konsisten. Konkretnya, ramp check wajib dilakukan bagi semua kendaraan yang akan digunakan sebagai moda transportasi publik untuk mudik Lebaran.

Jangan biarkan penumpang naik bus atau L300 yang tak lulus ramp check. Penumpang pun harus pula cerdas dan selektif memilih kendaraan umum untuk mudik Lebaran. Demikian pula saat balik nanti. Pastikan Anda nyaman di jalan, salah satunya adalah dengan bersikap selektif dalam memilih moda angkutan Lebaran. Selamat mudik, selamat sampai di kampung halaman.


loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bahaya !! Kendaraan tak Layak Jalan Jangan Angkut Pemudik"

Posting Komentar